Cerita Seks - Saat makan siang bersama (ketika itu kira-kira 6 orang termasuk nirmala) dengan kendaraanku menuju salah satu rumah makan di daerah sabang. Pas memilih meja langsung menuju meja tapi saya agak terburu-buru atau si ahung yang terburu-buru sehingga terjadi tabarakan tanpa sengaja antara saya dan ahung. Hidungnya yang tidak begitu mancung menempel pada hidungku yang mancung banget. Tubuhnya tinggi bila dibanding wanita biasa kira-kira 170 cm plus sepatu, soalnya tubuhku juga sekitar itu, secara reflek saya memeluknya karena takut terjatuh. Dalam dekapanku begitu terasa harum parfum mahal dan ternyata memang mahal yang membuat darahku berdesir mengalirkan hawa naafsu hingga keubun-ubun.
Ketika
makan siang kamipun kembali kekantor dengan tidak membawa hubungan serius setelah
kecelakaan tadi. Kira-kira setengah jam akan berakhir jam kantor aku hubungi
dia lewat telephone untuk mengajak nonton dan kebetulan filmnya bagus sekali..
eh ternyata dia setuju kalau nontonnya hanya berdua saja.
Selama
dalam perjalanan dari kantor ke tempat tujuan kami ngobrol ngalorngidul tidak
karuan dan tertawa dan kutanya apakah dia sudah punya pacar? dijawab baru putus
tiga bulan yang lalu makanya dia memutuskan untuk mutasi ke tempatku sambil
mengepulkan asap rokoknya. Kupikir dia ini lagi labil dan kebetulan sekali aku
mau mendekatinya, kuparkir kendaraanku di halaman pelataran parkir Jakarta
Theatre.
Setelah
membeli karcis dan makanan kecil kami masuk ke dalam gedung yang masih sepi…
biasanya juga sepi sih…. aku mengambil posisi di tengah dan boleh pilih tempat
kata penjaganya… Sesaat filmpun dimulai… tanganku mulai menyentuh tangannya…
dia masih membiarkan.. mulailah pikiran kotorku… kuremas secara halus…. dia
hanya membalas dengan halus….Kudekatkan wajahku ketelinganya… nafasku mulai
masuk melalui lubang telinganya yang sedikit terhalang oleh rambutnya yang
harum…
kuberanikan
untuk mencium leher… dia hanya mendesah aaahhhhh…… kuarahkan ke pipi lalu ke
mulutnya….. pertama kali dia menutup mulutnya tetapi tidak kuasa untuk
membukanya juga karena aku terus menempelkan mulutku pada bibirnya….
ssssshhhhh……Tanganku tetap meremas jemari tangannya lalu pindah ke leher dan
sebelah lagi ke pinggang… lama kelamaan naik ke buah dada yang masih terbungkus
oleh pakaian seragam kantor… lidahku mulai memainkan lidahnya begitu pula
sebaliknya…. kuperhatikan maatanya mulai terpejam… jemarinya mulai agak kuat
meremas tubuhku…. kami tidak memperhatikan lagi film yang sedang diputar
soalnya lagi asik sich….
Saya
raba kebagian paha…. tetapi terhalang oleh stokingnya yang panjang sampai
perut… sudah tidak sabar aku untuk meraba kemaluannya… dia menarik tanganku
agar jangan meraba barangnya… kuraba terus akhirnya dia mengalah…. kubisikan
untuk melepaskan stockingnya.. kami lepas semua permainan sejenak… hanya untuk
melepas stocking yang dia pakai… setelah itu kembali lagi ke permainan semula….
kurogoh dengan tanganku yang kekar dan berbulu selangkangannya yang masih
terbungkus dengan cdnya… tanganku mulai kepinggulnya.. eh.. ternyata dia
memakai cd yang diikat disamping….. kubuka secara perlahan agar memudahkan
untuk melanjutkan kememeknya… yang terdengar cuma suara nafas kami berdua…..
sampailah aku kepermukaan pusar lalu turun kebawah…. betapa kagetnya aku
raba-raba ternyata bulunya hanya sedikit… kulepas mulutku dari mulutnya dan
bertanya sama dia …hung….. bulunya dicukur ya…. bukan jawaban yang aku terima
tetapi tamparan kecil mendarat dipipiku… plak….. kulanjutkan lagi…. sampai
akhirnya film sudah akan selesai….
Kubisikan
lagi.. “saya ikatkan lagi ya..hung….” tidak dijawab.. kuikatkan kembali…
filmpun berakhir kita semua bubar……Melangkah dianak tangga ke tujuh… dia
menarik aku lalu membisikan “gung… talinya lepas….” buru-buru aku pepet samping
kiri pinggulnya agar orang tidak menyangka… turun lagi keanak tangga kesembilan
eh dia bisikan lagi “gung satunya juga….. kamu sih.. ikatnya ‘nggak kencang…”
sory dech kataku… akhirnya dia menuruni tangga dengan merapatkan kaki dan
memegang samping kiri karana roknya… cepat cepat aku ambil mobil sementara dia
berdiri menunggu… “sampai juga akhirnya…….” kita berdua hanya cekikikan saja…
“Mau
kemana lagi kita sekarang….” kataku terserah aja soalnya mau pulang males… lagi
ribut sama mama…. lalu kupercepat laju kendaraanku menuju pondok tirta di
halim… langsung masuk kekamar…Ngoborol-ngobrol sebentar… lalu aku kekamar mandi
untuk pasang kondom.. dan kembali lagi terus kuciumi dia sampai ‘nggak bisa
nafas …eeeggghhhhh…… sambil mencabut mulutnya…. pelan-pelan dong…. mulailah aku
menciumi secara perlahan sambil membuka baju dan behanya.
Teteknya
tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil… tetapi pentilnya masuk kedalam…
kuciumi teteknya… sssshhhhh…… sambil menjambak rambutku. kumainkan lidahku di
putingnya yang satu sementara yang satu lagi aku mencari channel radio fm….
ssssshhhhhh……. dan nafas yang memburu. kuturunkan roknya lalu celana dalamnya
dan kubaringkan ketempat tidur sambil terus menyusu…. sssshhh……ooohhh…..
gung….. aku tak peduli dengan suara itu. dan benar saja bulu jembutnya hanya
sedikit dan halus-halus lagi.. kubelai-belai meski hanya sedikit… lalu
kumainkan itilnya yang sudah basah … dia agak kaget…. aauuu….. keperhalus lagi
permainkanku… mau kumasukan jemariku kememeknya tapi …aaauuu…. sakit gung…. lho
anak ini masih perawan rupanya aku pikir…
Kujilati
terus pentilnya sambil kubuka seluruh pakaianku… tampaklah dua insan manusia
tanpa benang sehelaipun… dia memperhatikan kontolku sejenak…. lalu tertawa
ngakak… hhhaaa… hhhaaa…. kenapa kataku…. “kayak penjahat yang difilm-film….”
katanya…. lalu pelan pelan ku geser pahanya agar merengang… dan kuatur posisi
untuk siap menerobos lubang memeknya… eeghhh… egghhh…. belum bisa juga… dua
kali baru kepalanya yang masuk…. aku tidak kehilangan akal… kujilat terus
puting susunya dan secara perlahan ketekan pantatku agar masuk seluruh kontolku…
dan ..sssssshhhhhh…. eeeeggghhhh….. sssshhhh… barulah masuk seluruhnya aku
punya kontol…. dan mulai kuayunkan secara perlahan sekali…
ssssshhhhhh….ssssshhhhh… aaakkhhhh….. hung….. gung……. hanya itu suara yang
terdengar….. makin lama makin cepat ayunan pantatku dan kurasakan seluruh
persendianku mau copot…… sssssshhhhhh…. ooohhhh… my god…. katanya aku setop
permainan sementara karena aku mau keluar jadi kuhentikan sesaat… eh dia malah
membalikkan tubuhku…. kuatur posisi kontolku agar pas dilobang memeknya… dan
…bbbllleeess… masuk lagi kontolku dalam lumatan memeknya yang masih kencang…..
dia menaikan dan menurunkan badannya… ssshhhh…. sshhhh….. aahhhh….. mulutku
disumpalnya dengan susunya dan putingnya sudah menegang semua seperti kontolku
yang menegang dari tadi….. ssssshhh… aaaaahhhhh…. ooohhhhh….. sssssshhh….. lima
menit kemudian …. dia menjambak rambutku dan mejatuhkan tubuhnya ketubuhku….
gung……. aaaakkkkkhhhh……. gung……..ssssshhhhh…. rupanya dia mencapai klimaks….
dan aku merasakan kejutan dari lubang memeknya seperti empot ayam…..
sssshhhhhh…. aaahhhhhh…… hhunnggg…….. pejuku nyemprot kedalam liang memeknya
kira-kira empat atau lima kali kejutan….. yaaaahhhhhhh…..Klik Judi Online.
Akhirnya
kami berdua lemas dan bermandikan keringat….. sesaat tubuhnya masih menindih tubuhku….
dan kurasakan pejuku mulai mengalir dari lobang memeknya menuju keluar melalui
batang kontolku kuciumi dia dengan mesra…. cup..cup…cup…. lalu dia menggeser
kekasur…. kuambil sebatang rokok untuk kuhisap… ternyata dia juga
menghisapnya….. aaahhh….. sambil memijat-mijat kontolku… “jangan dikepalanya…”
kubilang… emangnya kenapa??? katanya ….”Ngilu.. tau nggak….” …he… he… he…
kutanya secara perlahan… hung… hhhmmmmm… katanya… cowok kamu dulu suka begini
nggak…. nggak berani… katanya… jadi ini yang pertama aku bilang….. dia hanya
mengangguk….. aku tidak memperhatikan kalau dikontolku itu ada tetesan darah
dari memeknya…. dia berjalan menuju kamar mandi… lalu berteriak kecil….
aaauuuu…. kenapa.. kataku…. kencingnya sakit…. katanya…. lalu kami mandi berdua….
mebilas berdua…. dan membersihkan badan… tanpa terasa sudah jam delapan tiga
puluh … kami memesan makan malam dan disantap tanpa busana…. setelah santap
malam kujilati lagi puting susunya sampai menegang kembali….. tapi aku meminta
untuk mengulum kontolku dai hanya menggeleng….. kuraba memeknya juga mulai
bannnjjiiirrr……. kubalikkan dia kuarahkan kontolku keliang memeknya dari
belakang…. aaauu….. katanya kaget… dan ..dddhhuuutttt… bunyi dari dalam
memeknya kita jadi tertawa lagi….. terus kuayunkan daari pelan sampai ngepot……
sssshhhhh… ssshhhhh… ssshhh… lalu dia minta aku berbalik dengan posisi
terlentang sedang dia mulai menaki tubuhku sambil susunya disodorkan untuk
dilumat lagi….. kuarahkan lagi tanpa melihat dimana posisi lobangnya… dan
bless…. dia mulai mengayunkan tubuhnya… ssssshhhhhh….. sssshhhhh…… aaaahhhh…….
gung….. lima menit kemudian tubuhnya kembali mengejang dan aaaahhhhh……. gung………
sambil merapatkan tubuhnya ke tubuhku. kini giliran aku yang tidak bisa
bernafas karena tertutup rambut…. kuhentakkan pantatku kuat-kuat dan kuayunkan
pantatku terus lalu…. sssssshhhhhhh….. hung……… pejuku yang kedua keluar……..Kami
istirahat sejenak lalu mandi air hangat lagi dan kutengok jam tanganku sudah
menunjukkan pukul sepuluh malam… lalu kuantarkan dia pulang kerumahnya
dibilangan tebet timur….
Keesokan
harinya kami bekerja seperti biasanya antara atasan dan bawahan…. tetapi dia
menghubungiku …gung… masih sakit kalau kencing….. tuh sampai tadi pagi juga
sakit…….. saya bilang nggak apa-apa….. tapi enak kan?? mau nambah…. dia bilang
..nanti…..
No comments:
Post a Comment